PENGARUH JENIS KELAMIN DAN UMUR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin dan
umur terhadap hasil belajar dapt dilakukan dengan uji asumsi klasik. Uji asumsi klasik adalah persyaratan statistik yang
harus dipenuhi pada analisis regresi linear berganda yang berbasis ordinary least square (OLS). Jadi
analisis regresi yang tidak berdasarkan OLS tidak memerlukan persyaratan asumsi
klasik, misalnya regresi logistik atau regresi ordinal. Demikian juga tidak semua uji asumsi klasik harus
dilakukan pada analisis regresi linear, misalnya uji multikolinearitas tidak
dilakukan pada analisis regresi linear sederhana dan uji autokorelasi tidak
perlu diterapkan pada data cross sectional.
Uji asumsi klasik yang
sering digunakan yaitu uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji
normalitas, uji autokorelasi dan uji linearitas.
Uji normalitas adalah
untuk melihat apakah nilai residual terdistribusi normal atau tidak. Model
regresi yang baik adalah memiliki nilai residual yang terdistribusi normal.
Jadi uji normalitas bukan dilakukan pada masing-masing variabel tetapi pada
nilai residualnya.
Uji normalitas dapat
dilakukan dengan uji histogram, uji normal P Plot, uji Chi Square, Skewness dan
Kurtosis atau uji Kolmogorov Smirnov. Tidak ada metode yang paling baik atau
paling tepat. Tipsnya adalah bahwa pengujian dengan metode grafik sering
menimbulkan perbedaan persepsi di antara beberapa pengamat, sehingga penggunaan
uji normalitas dengan uji statistik bebas dari keragu-raguan, meskipun tidak
ada jaminan bahwa pengujian dengan uji statistik lebih baik dari pada pengujian
dengan metode grafik.
Uji multikolinearitas adalah
untuk melihat ada atau tidaknya korelasi yang
tinggi antara variabel-variabel bebas dalam suatu model regresi linear
berganda. Jika ada korelasi yang tinggi di antara variabel-variabel bebasnya,
maka hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikatnya menjadi
terganggu. Sebagai ilustrasi, adalah model regresi dengan variabel bebasnya
motivasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja dengan variabel terikatnya adalah
kinerja. Logika sederhananya adalah bahwa model tersebut untuk mencari pengaruh
antara motivasi, kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja. Jadi tidak
boleh ada korelasi yang tinggi antara motivasi dengan kepemimpinan, motivasi
dengan kepuasan kerja atau antara kepemimpinan dengan kepuasan kerja.
Alat statistik yang sering
dipergunakan untuk menguji gangguan multikolinearitas adalah dengan variance
inflation factor (VIF), korelasi pearson antara variabel-variabel bebas, atau
dengan melihat eigenvalues dan condition index (CI).
Uji heteroskedastisitas adalah
untuk melihat apakah terdapat ketidaksamaan varians dari
residual satu ke pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang
memenuhi persyaratan adalah di mana terdapat kesamaan varians dari residual
satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap atau disebut homoskedastisitas.
Deteksi heteroskedastisitas
dapat dilakukan dengan metode scatter plot dengan memplotkan nilai ZPRED (nilai
prediksi) dengan SRESID (nilai residualnya).
BERIKUT DIKETAHUI DATA SISWA
|
Siswa
|
Gender (0:pria ; 1:wanita)
|
Umur
|
Nilai
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
Hasil uji normalitas
Hasil uji multikolinearitas
|
Coefficientsa
|
||||||||
|
Model
|
Unstandardized
Coefficients
|
Standardized
Coefficients
|
T
|
Sig.
|
Collinearity
Statistics
|
|||
|
B
|
Std.
Error
|
Beta
|
Tolerance
|
VIF
|
||||
|
1
|
(Constant)
|
70.452
|
9.733
|
|
7.239
|
.000
|
|
|
|
jenis kelamin
|
2.899
|
1.917
|
.383
|
1.512
|
.149
|
.689
|
1.451
|
|
|
umur siswa
|
.344
|
.509
|
.171
|
.675
|
.509
|
.689
|
1.451
|
|
|
a. Dependent Variable: nilai
|
||||||||
|
Collinearity
Diagnosticsa
|
||||||
|
Model
|
Dimension
|
Eigenvalue
|
Condition
Index
|
Variance
Proportions
|
||
|
(Constant)
|
jenis
kelamin
|
umur
siswa
|
||||
|
1
|
1
|
2.636
|
1.000
|
.00
|
.04
|
.00
|
|
2
|
.360
|
2.704
|
.00
|
.68
|
.00
|
|
|
3
|
.003
|
28.830
|
1.00
|
.28
|
1.00
|
|
|
a. Dependent Variable: nilai
|
||||||
hasil uji heteroskedastisitas


Tidak ada komentar:
Posting Komentar